Wednesday, June 13, 2012

The Placenta

Here is the situation about Placenta; 
The difference between usual and other way round.


About Placenta Previa, there are three types;

The placenta is not blocking the canal opening.

The placenta is blocking the canal opening in a slight manner.

The placenta is totally blocking the canal opening.


The reasons I am sharing this is because during my latest visit to gynae,
seems from the abdominal scan, my placenta is not being on top of the uterus.

While my baby is already with the head downwards, the placenta is staying besides.
At  23 weeks, I have not formed lower segment, the smaller rounded part of
uterus where head stays. (refer the image)

Therefore, it is still beyond conformation the type of PP I am having any there
are still chances of not having PP.

This is beacuse as lower segment forms following the growth of baby and uterus,
most of the time, the placenta will be pushed up by the stretching of the
uterine wall growing.

This positioning of placenta has been fixed since the implantation
of embryo. There is no solid reason. There is no way of it detaching
and moving elsewhere.

It will stay there. Only the stretching can push it further away from blocking
the birth canal opening.


What TO DO?

Watch out for any bleeding, signs of bleeding with or without pain.
Frequent prenatal care is necessary as this could harm both mother
and baby if not given early action.
Bed Rest or Hospitalization could be the last resort if there's bleeding.
THE MOST IMPORTANT IS CLOSE MONITOR BY GYNAE.
Later, baby will be taken out through C-Sect.


The HOPE

I read that most of the cases will solve by itself with the placenta
move upwards further from being PP as pregnancy progresses.

The WORRY

10% of PP have the risk of being Placenta Accreta where the
placenta has been buried abnormally deeper into uterine wall
which could cause life threatening haemorrhage/hysterectomy (na'uzubillah).

The FACT

Most PP is with mother carrying boy.
Most PA is with mother carrying girl.

The PRAY

Please Allah protect me from PP even worse PA.
Let the low lying placenta I am currently having will turn out not PP soon..amiiinn.
Please pray for me ya.



Images: Yahoo Image




















The Second Part

It is already 2/3 of the second tri alhamdulillah. Insya Allah by mid July, I'll be in my last tri.
It has been much better since month 4 in terms of nausea, bad taste of the tongue, bad smell sometimes, and no mood to think of other than lying down n rest or cover mouth and nose.
Also, the urge to eat like every 2 hours has been reduced, yeah I can wait until proper lunch and sometimes
proper dinner (usually need to have slight makan petang).

What I feel at the moment is tired. Sometimes I really need to lie down and sleep and really sleep cos the feeling of sleepy is so bad. Then, I can't just eat bread in the morning or I'll go crazy two hours later.
I need heavy carbo breakfast such as rice, meehoon, mee etc.
Lunch, yeah hard to say no to rice and a lot!  Nasi separuh is not a wise option anymore.
I am already hungry by 12 noon.

Dinner, it should be by 8pm or else it's the uncomfy feeling in the tummy.
It's rice again, and I just need to add more and more rice.
The hunger is difficult to satisfy, I really feel I am eating for two!
I do love rice and eat quite some all this while but this time the urge is different.
It is not so much about apetite or desire but the URGE.
My little kid needs nutrient to grow and grow, yeahh I have to make sure about that.

What else? I do have the mood to do other things other than lie down much better than before, but since I am soooo tired at times, I just could not be bothered even to watch TV.

The eagerness to meet the little one has grown more, and also the worrying part as a mother. I worry what I put in my mouth, what I swallow, what wiil be given to my child inside. The world is full with germs, poison and all sorts..people smoking, coughing, sneezing, the so unhygienic world we live in.
I am sort of paranoid mother to an unborn child.

Only one thing can stop me...to Allah I pray hard and leave my high precious hope all the time that this kid will turn out alright, perfectly healthy...please Allah, always protect my baby from any badly unwanted effects and do protect and guide me from doing mistakes in the process of carrying this precious gift from you...aamiinn. May the journey for both us be well.

Yahoo Image

Friday, May 25, 2012

what about today?

Fuhh a week of working without you around has come to the final day..alhamdulillah.
So, another 5 weeks of like this ahead of me, i hope time will fly like a proud bird weeeeee.

So what about today besides that? Yeah, it was the day I was born years ago, at home, on the bed, with midwife and my mum with my grandma..my mother had a smooth journey with deliveries, good for her.

The unique thing about today is that this year's 25th falls on Friday just like on the day I was actually born. Friday the 25th May comes again. I was born about 3:24 pm, after Friday Prayer.

Thanks mum for taking care of me inside you and make me come out to this world and be raised by you. Thanks Allah, thanks for all, thanks for making me still breathing right now and with this precious gift inside me. Thanks for the life I have had, the life I am having now with the husband I love. I hope to be a better person, to be as what I should be as Your servant.

Yahoo Image

Thursday, May 24, 2012

Mengenang Diri

Percaya tak percaya, kini sudah masuk 5 bulan alhamdulillah. Syukur yang tak terhinggga kami panjat padaMu Ya Allah. Permudahkanlah urusan kami, selamat dan sempurna.

Mengenang kembali saat TTC, terasa insaf dengan kebesaran Ilahi. Mungkin pengalaman ini untuk menjadi cerminan di masa hadapan.

Tak terhitung air mata dan raungan, pedih di hati serta kata-kata yang kurang enak, astaghfirullah, ampunkan aku Ya Allah. Seolah-olah aku tidak berterima kasih kerana selainnya.

Sebenarnya jauh di sudut hati ada rasa tak kena, dengan apa yang aku harap dengan apa realitinya. Memang Allah lebi arif apa yang terbaik, bila waktu yang tepat, apa dan kenapa...sebab itulah rancangan Allah mengatasi segala permintaan kita. Kalau sama, itu hanya kebetulan. Betul tak? Allah memperkenankan sesuatu mengikut perancanganNya yang maha hebat.

Sebaik sebelum aku dikurniakan rezeki ini, aku sudah hampir lelah yang amat. Waktu itu sedang berusaha dengan ubatan homeopati dan akupuntur sebagai persediaan ivf. Nak sangat buat ivf ni sebab tak pernah buat lagi dan mengharapkan inilah jalannya. Dengan izin Allah, sesuatu perkara tiba-tiba menghalang.

Rasa kecewa terus membadai, terasa ada saja halangan. Dalam hati mula rasa takut. Memang sering rasa takut kalau-kalau langsung tak ada, memang dah ditentukan aku takkan ada :( Macam-macam yang negatif. Mulut bercakap sambil meraung dengan air mata, suamilah tempat meluahkan rasa.

Bertanya dan bertanya kenapa ya Allah kenapa..tolonglaaahhh sorang pun jadilah...dah tak larat lagi dah ..dan macam-macam lagi. Tak mintak apa lagi dah..ini jelah..

Bila fikir-fikir balik, alangkah terdesaknya manusia. Betulkah ini saja yang aku nak? Betulkah seorang je pun tak apa asal ada? Aku tahu masa aku bercakap tu aku sangatlah tak stabil. Mujurlah suami memujuk. 

Hakikatnya aku sangat takut kalau takdir Allah aku langsung tak ada. Aku percaya pada ketentuan perancangan Allah. Aku takut dari kaca mata Allah yang terbaik adalah berbeza dengan apa yang aku harapkan. Namun kita tak boleh menduga dan berhenti berusaha.

Kena sentiasa positif dan terus berdoa. Di samping mensyukuri apa yang ada dengan sabar. Semua terjadi dengan sebab yang baik dari Allah.

Hati kena bersih. Apa yang Allah beri juga satu ujian. Sesungguhnya kita bukan tahu pun keupayaan diri kita sepertimana Allah tahu. Kini barulah aku insaf dengan kekotoran hati ku, malu pada Allah.

Aku seharusnya berserah diri sepenuhnya pada Allah, ketentuanNya. Ya, usaha mesti diteruskan, doa mesti dipanjatkan dengan hati yang BERSIH. Itu kuncinya. Jangan mengatakan sesuatu dengan hati yang runsing..emosi, lebih-lebih lagi kepada Allah.

Aku mohon ampun ya Allah, aku bersyukur di atas kurniaanMu ini, aku tidak mahu lagi bercakap besar, memutuskan sesuatu seolah aku tahu benar apa yang terbaik, itu adalah hakMu.

Aku akan cuba memelihara kebersihan hatiku, bersangka baik padaMu, menyerahkan yang terbaik dalam perancanganMu. Siapalah aku untuk membohongi hatiku apatah lagi membohongiMu dengan berkata itu ini dalam keadaan aku yang terdesak. Hinanya aku.

Kini ku teruskan usahaku di muka bumi ini sedaya upayaku mendapatkan yang sebaik-baiknya, mencapai hasratku dan yang penting untuk ku kembalikan manfaatnya di jalanMu. Niat yang Baik & Bersih, Tekun, Sabar, Ikhlas, Redha, Syukur. Berharap apa yang aku harapkan sama dengan yang terbaik di sisiMu. Jika tidak, kuatkanlah aku dengan rasa redha dan syukur padaMu.

'By default' kita semua nak yang baik-baik belaka, itulah yang kita usahakan, namun serahkan pada Allah dengan redha. HATI MESTI BERSIH. Pokoknya kita mahu yang terbaik untuk kita. Kita cuma boleh menyangka, yang tahu pasti yang mana terbaik hanyalah Allah. Allah sebenarnya memakbulkan doa kita walaupun kita mendapat yang berbeza kerana kita hanya mampu meneka. Jangan kecewa kalau mendapat selain apa yang kita mahu.

Ya bukan senang, bukan mudah nak memiliki hati yang begitu suci dan bersih. Cubalah.

AMPUNKAN AKU YA ALLAH.TERIMA KASIH KERANA MENYEDARKANKU.TERIMA KASIH ATAS KURNIAAN ANAK INI DAN SUAMI YANG SETIA MENGINGATKANKU BILA AKU ALPA.


'reminder': puasa nazar 3 hari berturut dan 2 hari lagi

JIWA YANG TERSEKSA

Benarlah kata orang, jauh di mata dekat di hati.

Memang dekat sangat di hati tetapi di zaman serba canggih yang dunia kini tanpa sempadan, rupanya bersempadan juga. Bukan senang nak hubungi orang yang tersayang nun di luar negara.

Seksa jiwa ini bermula masa dia sepatutnya dah mendarat di sana, hampir 3-4 jam kemudian asal aku hubungi jawabnya tak dapat dihubungi :(

Mulalah hati aku bergelodak dengan macam-macam bayangan ngeri..na'uzubillah. Resah gelisah tak usah nak cakaplah, si kecil dalam perut ni pun mungkin boleh rasa mama tengah serabut.

Alhamdulillah semuanya ok.

Namun, ianya berlaku lagi malam tadi. Sekali lagi tak dapat dihubungi dan kali ni malam sudah! Bateri flat? Ada charger. Tak ada sebab tak boleh on handphone. Aku tidur dalam keresahan. Pagi-pagi terus telefon lagi, masih sama.

Sehingga ke saat ini dah jadi CALL FAILED pula. Alangkah terseksanya jiwa ragaku.
Tolonglah...aku tak sanggup lagi begini. Rasa hendak saja terbang ke sana mencari, biarlah aku duduk depan mata tak buat apa asalkan aku tak perlu runsing begini. :(

Berharap charger rosak...sebagai satu-satunya alasan yang aku mahu dengar...lain-lain mintak dijauhkanNya. Atau..ni semua hanyalah 'telecommunication breakdown' oleh operator semata.

Ya Allah, hanya Engkau mengetahui sesungguhnya. Tolonglah pelihara dia dari segala kemudaratan, permudahkanlah urusannya, kembalikanlah dia ke sisiku dengan sihat dan selamat. Hanya Engkau pergantunganku. Aku buntu tanpaMu.

Wednesday, May 16, 2012

dear babah

With Allah's granting, insya Allah,
In 5 days time... here I am;

week 20












Take good care babah,  and pray for me and mama. We love you so much!
 Till we meet again... here I am;


week 26


Image:Yahoo 



KISAH HATI

Kisah hati aku seorang wanita, lebih tepat lagi seorang isteri.


Dulu, aku bukanlah tak boleh berdikari, tak biasa menyendiri, tetapi hadirnya seorang yang bernama suami
mengubah aku menjadi sebaliknya. Terasa sukar untuk aku kembali berdikari bila keadaan memaksa.


Tambahan pula 44 hari lamanya...kalau dalam pantang tu dah pun selesai :(
Sedangkan 2-3 hari pun hati meronta-ronta.


Ketahuilah...walaupun tika hadirmu mungkin kau tak merasai sepertinya, aku goyah tanpamu.


Aku memikir tentang makanmu, tidurmu, jagamu, tambahan pula di bumi asing...ku tahu bukan budak kecil yang aku nak bimbangkan namun itulah kisah hatiku.


Tambahan lagi, kini kisah hati aku dan si kecil...dia bisa menyelami hatiku, aku mesti tenang dan ceria agar dia tidak turut berduka tanpamu.

Aku harus tabah dan kuat menjadi aku yang dulu, walaupun mungkin kau tak merasai seperti yang aku luahkan...aku tidak membohongi hatiku.

Aku tidak berdusta dengan air mataku yang tumpah dari hatiku.

Ya Allah, ku mohon permudahkanlah urusan kami walaupun kami terpisah jauh, jadikanlah ini perpisahan yang sementara, berkatilah ia, rahmatilah pertemuan kami semula....hanya padaMu ku sandarkan harapan dan ku pohon kekuatan.


            image from Yahoo